"Untuk bilang (fenomena boneka arwah) sensasi atau halusinasi, saya tidak bisa mengatakan itu. Tapi, ini sesuatu yang lagi trending, sehingga sesuatu yang lagi trending membuat orang banyak mengikuti," paparnya, Selasa (4/1/2022).
Banyak orang kemudian ikut mengadopsi boneka arwah, diduga Naomi, karena manusia punya kebutuhan dasar yaitu memelihara atau merawat. Jadi, dengan adanya boneka arwah, kebutuhan dasar itu bisa terlampiaskan.
"Boneka arwah dipilih sebagian orang mungkin untuk menyalurkan kebutuhan memelihara, merawat, yang mana ini kebutuhan dasar manusia. Jadi dia punya keinginan merawat generasi baru," terangnya.
Kemungkinan lainnya yang coba ditangkap Naomi adalah kondisi kesepian yang dialami si pengadopsi boneka arwah.
Meski, tidak harus orang yang mengadopsi boneka arwah itu kesepian.