MASYARAKAT dunia sedang bersiap merayakan momen pergantian tahun menuju 2022. Namun, tetap saja banyak masyarakat yang bandel dan tetap nekat untuk bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Mobilitas masyarakat yang meningkat selama masa liburan ini berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Terlebih saat ini varian baru Covid-19 yang disebut Omicron sudah masuk dan mengancam masyarakat.

Lantas apa yang harus dilakukan pemerintah, jika situasi Covid-19 mengalami lonjakan pasca-liburan Nataru?
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i mengatakan, sebelum kasus meningkat, pemerintah harus melihat bagaimana tren lonjakan kasus Covid-19 per minggu. Tren tersebut dapat dilihat sekira minggu ke 2-3 Januari 2022.