JAKARTA - Di balik pesona indahnya, Gunung Salak ternyata menyimpan kisah horor yang dialami sejumlah pendaki.
Empat pendaki yakni Hadi, Ishak, Aska, dan Angga menceritakan pengalamannya yang bertemu hewan aneh, alunan gamelan Sunda, hingga prajurit zaman dulu.
Melansir YouTube RJL 5, mereka sebenarnya tersesat di gunung selama tiga bulan hingga kemudian ditemukan di Cirebon, Jawa Barat.
Hal ini berawal pada 2009 setelah pembagian rapor, Hadi bersama Ishak, Aska, dan Angga pergi ke Gunung Salak naik kendaraan umum dari Jakarta menuju Sukabumi lewat jalur pendakian Cidahu.
Baca Juga:
Pemprov Papua Terbitkan Surat Edaran PPKM Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Begini Isinya
Terungkap Sosok Pemborong Kamar Hotel di Lombok demi MotoGP Mandalika
Selama mendaki menuju puncak, Hadi selalu meninggalkan jejak menggunakan tali rafia di setiap dahan pohon guna memudahkan proses ketika mereka turun mendaki.
Sayangnya, saat mereka sudah berhasil mencapai puncak dan hendak kembali jejak itu hilang dan dari sini menjadi titik awal mereka tersesat. Hadi dan teman-temannya sempat bingung tatkala memilih jalan yang bercabang di jalur kiri dan kanan karena tak ada petunjuk.
Dengan ragu-ragu mereka akhirnya melakukan voting dan memutuskan menyusuri jalur kanan di mana jalur tersebut merupakan arah mata air dan sungai dengan harapan aliran sungai akan mengarahkan ke pabrik air mineral di kaki Gunung Salak.
Selama perjalanan, hanya ada mereka dan tidak ada pendaki lain. Mereka menelusuri sungai hingga sore hari, namun tak kunjung menemukan pos pendakian atau jalur yang sering dilewati pendaki. Perasaan cemas menyelimuti Hadi, Ishak, Aska, dan Angga.
"Mau balik takutnya makin nyasar, mau diterusin enggak tahu ujungnya ke mana," kata Hadi.