SAAT ini Pemerintah Korea Utara (Korut) sedang memperingati 10 tahun kematian Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un. Masa ini disebut masa mengingat yang telah meninggal.
Akibatnya, Kim Jong Un memaksa seluruh warganya berkhidmat. Mereka tidak boleh bersenang-senang. Apalagi tertawa dengan senang.
Padahal perlu diketahui bahwa tertawa merupakah salah sat kunci kebahagiaan dan perasaan senang. Dengan tertawa juga membuat tubuh lebih rileks dan sehat.
Dilansir dari Very Well Mind, Psikolog Rachel Goldman menjelaskan, sehatinya tertawa memiliki banyak manfaat.
Tertawa tidak hanya menurunkan tingkat stres, tapi juga meningkatkan kebahagiaan, dan kekebalan tubuh. Manfaat tertawa antara lain.
