2. Ancaman keseluruhan yang ditimbulkan oleh Omicron sangat bergantung pada tiga pertanyaan kunci, di antaranya: Seberapa menularkan varian tersebut? Seberapa baik vaksin dan infeksi sebelumnya melindungi terhadap infeksi, penularan, penyakit klinis dan kematian? Dan Seberapa ganas suatu varian dibandingkan dengan varian lainnya?
3. Berdasarkan bukti terbatas saat ini, Omicron tampak memiliki keunggulan pertumbuhan dibandingkan varian Delta. Penyebaran Omicron lebih cepat daripada varian Delta di Afrika Selatan. Di mana sirkulasi varian Delta rendah, tetapi tampaknya menyebar lebih cepat daripada di negara lain seperti di Inggris.
4. Data keparahan klinis Omicron masih terbatas. Sementara temuan awal dari Afrika Selatan menunjukkan varian ini mungkin memiliki tingkat kesakitan lebih rendah daripada Delta. Semua kasus yang dilaporkan di UE/EEA hingga saat ini ringan atau tanpa gejala.
5. Bukti awal, dan profil antigenik protein spike Omicron yang sangat berubah, menunjukkan penurunan kemanjuran vaksin terhadap infeksi dan transmisi yang terkait dengan Omicron. Ada beberapa bukti awal bahwa kejadian reinfeksi telah meningkat di Afrika Selatan, yang mungkin terkait dengan penghindaran imun humoral (diperantarai antibodi).
6. Akurasi diagnostik dari tes PCR dan tes diagnostik cepat berbasis antigen (Ag-RDT) yang rutin digunakan tampaknya tidak dipengaruhi oleh Omicron.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.