OTORITAS Ilmu Kesehatan (HAS) Singapura menyetujui pengunaan vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 untuk anak-anak berusia antara lima dan 11 tahun. Hal itu akan dilaksanakan sebelum akhir tahun.
HAS mengatakan, nanti vaksin Pfizer-BioNTech akan diberikan sebanyak dua dosis secara terpisah selama 21 hari. Selain itu, dosis yang digunakan pun jauh lebih rendah dengan dosis orang dewasa yaitu sekitar 10 miligram.

“Regimen vaksinasi akan diberikan sebagai seri primer dua dosis, terpisah 21 hari, tetapi diberikan dengan dosis yang lebih rendah (10mg) daripada yang digunakan untuk individu berusia 12 tahun ke atas (30mg),” kata HSA seperti dikutip dari Channel News Asia (CNA).
Ini adalah pertama kalinya vaksin Covid-19 diizinkan di Singapura untuk digunakan pada kelompok usia lima hingga 11 tahun. HAS mengaku telah melakukan evaluasi data secara menyeluruh dengan dua kelompok ahli dari Komite Penasihat Obat-obatan HSA dan Panel Ahli Penyakit Menular
Berdasarkan hasil evaluasi serta data saat ini, manfaat vaksin Pfizer-BioNTech lebih besar daripada risiko untuk digunakan pada populasi muda, dan vaksin memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kemanjuran.
“Vaksinasi untuk kelompok ini akan dimulai sebelum akhir tahun ini, dan setelah kami menerima pengiriman dosis vaksin,” kata Depkes Singapura.
Baca juga: Begini Hasil Studi Penggunaan Vaksin Campuran untuk Booster
Tak hanya itu, Depkes Singapura juga mengumumkan akan memperpanjang program booster vaksinasi Covid-19 untuk orang berusia 18 hingga 29 tahun. Semua orang yang memenuhi syarat akan dapat menerima dosis booster vaksin mRNA mereka lima bulan setelah menyelesaikan seri vaksinasi utama mereka.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.