Penduduk Kota Whittier memilih tinggal di dalam gedung karena kawasan dikelilingi hutan dan luat, ada banyak binatang buas berkeliaran sehingga aktivitas lebih aman dilakukan di dalam gedung.
Angin kencang seringkali menyapa kota dengan kecepatan 60 meter per jam turut menjadi penyebab mereka tak membuat tempat tinggal layaknya kota pada umumnya.
Jennesa melalui akun TikToknya @messy.nessy menjelaskan, penduduk Whittier sering melakukan perjalanan ke kota untuk berbelanja bahan makanan yang lebih murah, atau bahkan untuk pergi bekerja. Anchorage sebagai kota terbesar di Alaska, berjarak sekitar satu jam 20 menit.
Ia memaparkan, sekolah di Whittier memiliki 50 hingga 60 siswa yang duduk di bangku kelas 8 sampai 12. Uniknya lagi, Jannesa mengaku tak ada anak muda yang berpacaran di sana.
"Tidak ada yang pacaran di sini, karena kita semua tumbuh belajar bersama," ucap Jennessa.
Untuk bersenang-senang, anak muda di Whittier lebih memilih bermain api unggun hingga aktivitas hiking. Sebagai kota musiman, Whittier adalah perhentian bagi banyak kapal pesiar Alaska.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.