Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin juga memberikan estimasi besaran biaya yang vaksinasi booster yang harus dibayarkan pada Januari 2022 mendatang. Harga tersebut terbilang wajar dan masih tidak terlalu tinggi.
"Suntik berbayar alias vaksin booster paling mahal di bawah Rp300 ribu. Tapi dimulainya (diprioritaskan) dari yang umur-umur seperti Pak Luhut dulu (Lansia)," kata Menkes Budi.
Terkait dengan sasaran vaksinasi booster, Luhut mengatakan bahwa ini sifatnya wajib dan mencangkup semua masyarakat Indonesia.
Baca juga: Indonesia Dapat 5,5 Juta Dosis Vaksin Lagi dari AstraZeneca dan Covovax
"Prioritasnya ya semua saja. Pokoknya semua masyarakat dianjurkan dan diwajibkan untuk dapat booster atau suntik ketiga. Tidak ada provinsi yang menjadi prioritas, langsung pararel semuanya," tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.