VARIAN baru Covid-19 yakni Omicron atau B.1.1.529 bisa menyerang siapa saja termasuk kaum muda. Kendati demikian Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Tjandra Yoga Aditama merujuk studi awal varian ini, keluhan infeksinya bisa lebih ringan ketimbang kelompok usia lainnya.
Tjandra mengatakan, dari laporan awal studi menunjukkan kaum muda cenderung keluhannya lebih ringan. Namun kepastian dampak berat varian Omicron baru akan ada dalam beberapa hari atau minggu ke depan.

Menurut Tjandra yang pernah menjabat sebagai Direktur WHO Asia Tenggara dan Dirjen P2P & Ka Balitbangkes itu, semua varian Covid-19 sejauh ini dapat menimbulkan penyakit berat dan kematian terutama pada kelompok rentan seperti lansia, komorbid, gangguan imunitas dan lainnya.
Orang-orang disarankan tetap waspada dan melakukan pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan 3M dan vaksinasi ditambah upaya 3T dari pemerintah.
Lebih rinci lagi, orang-orang disarankan tetap menjaga jarak fisik minimal 1 meter dari orang lain, memakai masker yang pas, membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi, menghindari ruang yang berventilasi buruk atau ramai, menjaga tangan tetap bersih, menerapkan etika batuk atau bersin ke siku atau tisu.