PEMERINTAH Filipina siap membeli tambahan sebanyak 20 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech. Hal itu bertujuan agar menginokulasi lebih dari 80 persen populasinya secara penuh pada pertengahan 2022.
Apalagi saat ini varian baru Covid-19, varian omricon sedang merebak di berbagai penjuru dunia, dari Afrika Selatan hingga Eropa.

Dilansir dari Channel News Asia (CNA), Penanggung Jawab Pengadaan Vaksin Covid-19 Carlito Gavez Jr mengatakan, kesepakatan telah ditandatangani dengan pihak Pfizer sehingga total pembelian vaksin menjadi 60 juta dosis.
Lebih lanjut, Galvez mengatakan, dosis Pfizer-BioNTech tambahan itu nantinya akan digunakan sebagai suntikan booster dan untuk vaksinasi anak-anak.