Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Beda Covid-19 dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik?

Antara , Jurnalis-Minggu, 28 November 2021 |13:39 WIB
Apa Beda Covid-19 dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik?
PPOK (Foto: Healthline)
A
A
A

Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya menyarankan rontgen, pemeriksaan laboratorium, menggunakan alat spirometri untuk memeriksa dahak, kuman atau jamur hingga analisa gas darah kalau terjadi sesak hebat.

Pada mereka yang terkena PPOK, gambaran pada hasil rontgen menunjukkan warna lebih hitam karena banyak udara terperangkap dalam paru (akibat merokok), diafragma mendatar dan bentuk jantung seakan memanjang dan menjadi langsing karena parunya mengembang namun banyak udara yang terperangkap.

 Baca juga: Cegah Varian Omicron, Pemerintah RI Larang Masuk Pelancong dari Afrika

"Karena ini zamannya Covid-19, kita harus hati-hati, biasanya kita lakukan tes PCR, pemeriksaan laboratorium dan rontgen kembali. Anjurannya orang dengan PPOK di masa pandemi Covid-19, tetap di rumah, lakukan 3M karena riskan terkena Covid-19," kata dia.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement