Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesawat Mendarat Darurat, Puluhan Penumpang Telantar 2 Hari

Nindi Widya Wati , Jurnalis-Selasa, 23 November 2021 |15:00 WIB
Pesawat Mendarat Darurat, Puluhan Penumpang Telantar 2 Hari
Ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

PULUHAN penumpang pesawat telantar dua hari di Eropa, setelah penerbangan menuju Amerika Serikat melakukan pendaratan darurat di Dublin, Jerman akibat kegagalan mesin, Sabtu 20 November 2021.

Pesawat Brussels Airlines 101 sedang dalam perjalanan dari Brussels ke New York pada Jumat 19 November. Namun ternyata pilot memberikan pesan darurat "mayday", menunjukkan adanya masalah. Kabar tersebut terdengar ketika berada di ketinggian 37.000 kaki.

Baca juga:  Ternyata Ini Alasan Suhu di Kabin Pesawat Begitu Dingin

Pilot Airbus A330-300 meminta untuk dialihkan ke Shannon di Irlandia barat, tetapi beralih ke Dublin atas instruksi dari maskapai, menurut Aviation Herald, situs web independen yang melacak insiden pesawat.

Unit Lufthansa (LHAG.DE) Brussels Airlines mengkonfirmasi bahwa pesawat mengalami pengalihan setelah peringatan mesin, dan pilot telah baik mengikuti prosedur standar.

Melansir dari lapora Reuters, para penumpang memuji kru pesawat, karena telah menempatkan mereka di salah satu hotel kawasan Dublin sebelum diterbangkan ke Paris pada Sabtu.

Meskipun banyak yang kemudian tidak dapat melakukan penerbangan ke New York beberapa hari sebelum festival Thanksgiving di Amerika Serikat.

Salah satunya Maja Schmidt, penumpang berusia 18 tahun dari Jerman yang sedang menuju ke New York untuk bekerja.

Baca juga:  Sederet Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bawa Bagasi Kabin, Jangan Sampai Didenda!

"Mereka tidak memiliki makanan vegetarian, jadi saya makan roti dan kue," ujarnya kepada Reuters. Pihak maskapai mengatakan, memiliki kebijakan menawarkan makanan vegetarian dan menyalahkan masalah pada hotel.

Lalu, Oliver Sommerburg yang berusia 22 tahun dari dekat Hamburg, Jerman, hanya melakukan penerbangan kedua dalam hidupnya.

"Itu gila, saya tidak tahu apa yang terjadi. Mereka tidak memberi tahu kami apa pun," ucap Oliver.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement