Prof Ben-Yosef melanjutkan dengan mengatakan tembaga, pada waktu tertentu dalam sejarah, adalah sumber daya ekonomi yang paling penting. "Ini adalah industri yang paling menguntungkan,” ungkapnya.
Menurut Dr Mohammad Najjar, dari Friends of Archaeology of Jordan, tembaga 3.000 tahun yang lalu adalah seperti minyak mentah pada saat ini, komoditas yang tak tergantikan dan berharga.
"Karena Anda tidak dapat melakukannya tanpa minyak, dan pada saat itu Anda tidak dapat melakukannya tanpa tembaga,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui bahwa Nabi Sulaiman dikenal sebagai utusan Allah yang diberi kekayaan melimpah. Salah satu mukjizatnya adalah bisa berbicara dengan hewan-hewan.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.