Bahan baku
Tahukah Anda MSG bahan bakunya ternyata berasal dari tetes tebu, singkong, atau tapioka.
"Bahan baku ini mengandung karbohidrat, proses pembuatannya fermentasi sama seperti tauco, peyeum," ujarnya menambahkan.
Tak bikin lemah otak
Prof Ahmad menyebut bahwa pada umumnya MSG bersifat membatasi diri. "Kalau berlebihan rasanya makanan jadi gak enak. Jadi gak usah khawatir."
Belum ada penelitian bahwa MSG jadi penyebab gangguan kesehatan.
Banyak pertanyaaan pula yang muncul, apa benar MSG sebabkan kanker atau malah bisa sebabkan lemah otak.
"Memang ada literatur, peneliti mencoba pada anak tikus yang disuntik dengan MSG, dengan dosis lebih dari 400 kali dosis pada manusia," tambahnya.
Namun menurut Prof Ahmad, metodologi ini keliru. Karena seharusnya, MSG dimasukkan ke dalam tubuh melalui makanan dan bukan langsung ke otak. Itu pun dalam jumlah sedikit.
"Rata-rata orang Indonesia hanya 1,2 gram per kapita, mungkin paling tinggi 2, lebih kecil dari konsumsi MSG rata-rata orang Jepang, China, dan Amerika, yang juga cukup tinggi," kata dia.
Dikatakan lebih lanjut, pencernaan manusia juga punya barrier pembatas dalam menyerap makanan. "MSG itu berbeda dengan bahan pangan lain yaitu tidak disimpan dalam tubuh lain, tapi dimetabolisme seperti zat gizi lain. Jadi ini imposible bikin lemah otak," tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)