Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengulik Sejarah Umami, Rasa Kelima dan Perkembangannya Menjadi Bumbu MSG

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 04 Oktober 2019 |11:05 WIB
Mengulik Sejarah Umami, Rasa Kelima dan Perkembangannya Menjadi Bumbu MSG
Rumput laut (Foto: BBCgoodfood)
A
A
A

Manusia dianugerahi panca indera yang dapat mengidentifikasi berbagai rasa pada makanan maupun minuman. Hingga saat ini sudah ada 5 rasa dasar yang familier di lidah kita antara lain, manis, asin, asam, pahit, dan gurih.

Namun tahukah Anda bahwa rasa gurih atau yang dikenal dengan istilah umami ini pertama kali ditemukan oleh seorang profesor asal Jepang?

 

Sejarah Umami

Adalah Dr. Kikunae Ikeda, Professor dari Universitas Tokyo inilah yang memperoleh paten untuk memproduksi Monosodium Glutamate (MSG) sebagai bumbu rasa umami (gurih). Perjalanan Ikeda dalam menemukan rasa kelima ini terbilang menarik.

Hal tersebut bermula ketika pada suatu waktu Kikunae Ikeda mencicipi olahan tahu rebus. Ia mengaku terkesima saat merasakan sensasi rasa unik yang sulit untuk dijelaskan.

 Makanan

(Foto: SBS)

Padahal, olahan tahu rebus yang disantapnya dimasak tanpa tambahan bumbu apapun. Hanya ada dua lembar rumput laut yang disajikan bersama hidangan itu.

Dibekali rasa ingin tahu yang tinggi, Ikeda mencurahkan waktu, pikiran, dan tenaganya untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Umami sebetulnya telah dikenal sejak 2.000 tahun silam tapi baru terindentifikasi melalui tangan dingin Ikeda.

Tepat pada tahun 1908, ia berhasil menemukan rasa umami dari ekstrak rumput laut Jepang atau kombu.

 Sejarah umami

(Foto: Dimas Andhika Fikri/Okezone)

Empat tahun berselang, Ikeda melakukan presentasi tentang definisi rasa umami di The 8th International Congress of Applied Chemistry, Washington-USA. Ia menggambarkan dengan sangat baik karakter rasa umami yang kini kita kenal dengan sebutan 'gurih'.

"Mereka yang secara teliti memerhatikan kemampuan indera perasanya akan menemukan sensasi rasa yang kompleks pada asparagus, tomat, keju, dan daging. Rasa kompleks ini tidak bisa dimasukkan dalam kategori manis, asam, asin, atau pahit," terang Ikeda.

Setelah melalui proses yang panjang, pada 1985, rasa umami akhirnya diakui oleh kalangan ilmiah dunia sebagai "Rasa Dasar ke-5".

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement