Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengulik Sejarah Umami, Rasa Kelima dan Perkembangannya Menjadi Bumbu MSG

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 04 Oktober 2019 |11:05 WIB
Mengulik Sejarah Umami, Rasa Kelima dan Perkembangannya Menjadi Bumbu MSG
Rumput laut (Foto: BBCgoodfood)
A
A
A

Informasi seputar MSG

Bicara soal umami tidak terlepas dari Monosodium Glutamate (MSG). Pasalnya, saat Ikeda menemukan rasa umami pada 1908, hasil penelitiannya itu berhasil menarik perhatian Saburosuke Suzuke II yang berinisiatif untuk mengkomersilkan cita rasa tersebut.

Berkolaborasi dengan Ikeda, ia akhirnya meluncurkan bumbu umami atau produk MSG pertama dengan merek AJI-NO-MOTO. Bumbu ini pertama kali dijual secara umum pada 20 Mei 1909.

Sejarah umami

 (Foto: Dimas Andhika Fikri/Okezone)

Meski sempat menuai pro dan kontra, MSG kini tidak hanya dipasarkan di kawasan Asia saja, namun sudah merambah ke negara-negara barat. Bahkan, produk yang kini sering disebut dengan istilah ‘micin’ itu juga diklaim memainkan peran penting dalam meningkatkan nafsu makan para pasien yang sedang menjalani perawatan intensif. Penelitian ini telah dibuktikan oleh salah satu rumah sakit di Jepang.

Untuk mengurangi kesalahan informasi seputar MSG, Ajinomoto Indonesia meluncurkan sebuah Visitor Centre yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas-fasilitas canggih.

"Tempat ini merupakan fasilitas tur yang dipersenbahkan kepada masyarakat umum untuk mengungkap rahasia dapur kami yang bertajuk 'Recipe of Deliciousness'," terang Samsul Bakhti selaku Direktur Ajinomoto Indonesia, di Karawang, Jawa Barat, Kamis, 3 Oktober 2019.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement