"Hal ini menunjukkan bahwa setiap orang memiliki posisi dan tugas masing-masing yang harus dipatuhi. Jika tidak, maka akan mengganggu tatanan kehidupan atau harmonisasi," terang LaNyalla.
Pada permainan angklung, LaNyalla melanjutkan, pemain ada yang mendapatkan bagian yang banyak untuk memainkannya dan ada yang sedikit untuk memainkannya.
"Sama halnya kehidupan di dalam masyarakat, ada orang yang berperan dan bertugas lebih banyak dan ada yang lebih sedikit," kata dia.
(Foto: Instagram/@dani_pembuat_angklung)
Dengan kata lain, LaNyalla menilai permainan angklung merupakan bentuk keselarasan dalam setiap langkah dan gerak irama.
"Angklung merupakan simbol harmonisasi kehidupan dalam masyarakat. Untuk itu, selain atraksi permainan, angklung sangat menghibur. Namun, kita perlu memahami makna yang terkandung di dalamnya, bahwa seni budaya menjadi petunjuk tertentu dalam menjalani kehidupan bermasyarakat," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.