Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Borobudur Tetap Destinasi Favorit Turis Mancanegara

Novie Fauziah , Jurnalis-Selasa, 09 November 2021 |14:01 WIB
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Borobudur Tetap Destinasi Favorit Turis Mancanegara
Wamenparekraf RI, Angela Tanoesoedibjo (Foto: Instagram/@angelatanoesoedibjo)
A
A
A

WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo mengatakan, diluncurkannya program pola perjalanan wisata Borobudur Trail of Civilization (BToC), yakni untuk kembali dan tetap menjadi destinasi wisata yang diminati oleh wisatawan mancanegara dan nasional.

"Saya senang sekali bisa ikut terlibat walaupun hanya melalui daring," ujar Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat peluncuran 'Pola Perjalanan Wisata Borobudur Trail of Civilization'.

Angela melanjutkan, adanya program sekaligus upaya untuk mendukung pelestarian Candi Borobudur. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) hadirkan sebuah pola perjalanan baru, bertajuk Borobudur Trail of Civilization yang disusun berdasarkan relief yang ada pada dinding Candi Borobudur.

Pola perjalanan baru ini bukan hanya pola jalan-jalan biasa, namun menggambarkan peradaban atau kehidupan masyarakat di tanah Jawa sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha yang dikemas secara menarik, serta memiliki unsur 3E: yaitu Edukasi, Experience dan Entertainment yang diperkuat dengan Storytelling.

"Dan diturunkan ke dalam sembilan sub-tema berdasarkan narasi relief di Candi Borobudur," terangnya.

Baca juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Resmikan Pola Perjalanan Wisata Borobudur Trail of Civilization

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo

(Foto: RCTI+)

Angela menyampaikan terima kasih kepada seluruh kementerian, pemerintah daerah dan desa, local champion, masyarakat lokal hingga semua yang terlibat yang telah berkolaborasi dan mendukung pengembangan pola perjalanan wisata Borobudur Trail of Civilization.

Ia mengatakan, salah satu local champion, Cemplon Sebastian sangat mengapresiasi adanya program ini dengan bentuk keterlibatan dari Kemenparekraf.

"Yaitu banyak pendampingan, informasi dari masyarakat itu kita bantu untuk infokan ke Kemenparekraf. Karena masih banyak sekali kebutuhan-kebutuhan yang ada di desa," ujarnya.

"Terutama peningkatan kapasitas SDM, pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya program dari BToC ini sangat keren banget, karena konsep ini, program ini besoknya akan kembali ke masyarakat dan Borobudur jadi super prioritas," tambah dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement