Lebih lanjut, Pekan Kebudayaan Nasional terpaksa dilaksanakan secara daring antara 19 sampai dengan 26 November 2021. Kegiatan dilakukan secara daring karena mencegah penularan virus corona. Namun memang pekan kebudayaan harus dilakukan karena penting untuk melestarikan budaya bangsa.
Farid menjelaskan, Pekan Kebudayaan Nasional menitikberatkan kepada kearifan-kearifan lokal sebagai akar dari ketahanan budaya.
"Untuk menuju ke sana pada tahun ini program-program pada PKN 2021 disusun dengan berdasarkan pada sandang, pangan, dan papan, sebagai hal fundamental dalam kehidupan masyarakat," tuturnya.
Menurutnya, kebudayaan bisa jadi pandu menuju Normal Baru. Kebudayaan Nusantara telah dihasilkan lewat praktik sosial selama ribuan tahun dan terbukti membuat kita bertahan hingga hari ini.
"Ke sana kita perlu menengok untuk mencari jalan keluar dari dilema hari ini di tengah pandemi," katanya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.