3. Montenegro (2006)
Montenegro adalah sebuah negara muda yang terletak di Balkan, Eropa Selatan. Buah dari referendum yang dilaksanakan pada 21 Mei 2006, Montenegro berhasil mendeklarasikan kemerdekaannya pada 3 Juni 2006.
Bermula dari 1992 hingga 2003, Montenegro bergabung dengan Serbia untuk membentuk Republik Federal Yugoslavia. Pada tahun 2003 Republik Federal Yugoslavia kemudian diubah sehingga hubungan antara Serbia, dan Montengero lebih terpisah sehingga namanya berubah menjadi Serbia dan Montenegro.
Serbia dan Montenegro sempat eksis dari 2003 hingga 2006, lalu akhirnya Montenegro memutuskan untuk memisahkan diri.
Montenegro pada 28 Juni 2006, resmi menjadi anggota ke-192 PBB. Pemilihan umum pertama, sebuah pemilu parlemen yang dilaksanakan pada 10 September 2006 menghasilkan koalisi yang dibentuk Perdana Menteri Milo Đukanović, Koalisi Montenegro Eropa sebagai pemenangnya.
Baca juga: 5 Negara Selain Amerika yang Didepak Uni Eropa dari Daftar Aman Bepergian
(5 Negara Termuda di Dunia, Kosovo/Foto: IG/@gzimsinani)
2. Kosovo (2008)
Kosovo adalah negara republik yang sebelumnya dikenal sebagai sebuah provinsi di Serbia. Kemudian secara de facto mendeklarasikan kemerdekaannya pada 17 Februari 2008. Deklarasi ini sempat ditentang oleh Serbia, tetapi didukung oleh negara-negara Barat.
Ibu kota Kosovo berada di Priština. Kemerdekaan Kosovo telah diakui secara resmi oleh berbagai negara, di antaranya Albania, Amerika Serikat, Britania Raya, Prancis, dan Turki.
Negara yang menolak kemerdekaan Kosovo antara lain Republik Rakyat Tiongkok, Rusia, dan Serbia. Pemerintah Indonesia sendiri bersikap hati-hati dalam mengakui kemerdekaan Kosovo meski ada desakan dari beberapa kalangan agar Indonesia segera mengakui kemerdekaan Kosovo.
Dengan pertumbuhan penduduk yang mencapai 1,3 persen per tahun, Kosovo memiliki perkembangan penduduk yang paling pesat di seluruh benua Eropa. Hal ini juga dipengaruhi oleh migrasi bangsa Serbia dari daerah Kosovo karena adanya operasi pembersihan etnis pada masa Perang Kosovo.