Menurut Theresia, Gantari adalah bentuk penghormatan terhadap kaum perempuan, karena merekalah kunci peradaban manusia di masa lalu, kini, dan masa depan. Jadi, sekalipun koleksi batik akan bernuansa halus, tapi tetap memperlihatkan kekuatan perempuan yang tangguh dan berperan besar dalam kehidupan seseorang di dunia.

Fashion Show ‘Gantari, The Final Journey to Java’ akan berlangsung selama 90 menit pada 9 Oktober 2021. Di perhelatan tersebut, akan ada tamu khusus yang diundang langsung melihatkan pertunjukan, jumlahnya 250 orang dengan penerapan protokol kesehatan sangat ketat.
Event yang bisa disaksikan di Youtube Kemenpar, Lakon Indonesia, dan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) tersebut diketahui merupakan akhir dari perjalanan di Jawa, namun permulaan petualangan baru.
“Setelah Jawa, kami akan coba eksplorasi tanah Timur, salah satunya adalah tenun Sumba. Ini bukan akhir dari perjalanan karya mengapresiasi budaya bangsa, tetapi awal,” tambah Theresia.
(Helmi Ade Saputra)