Tindakan ke toilet bukan berarti tidak boleh dilakukan dan membiarkan masinis menahan sakit perutnya. Namun, Prosedur pengoperasian Shinkansen menyatakan bahwa bila terjadi demikian, masinis itu harus memberi tahu divisi kontrol pusat.
Sementara, orang yang menggantikannya haruslah mempunyai lisensi dalam mengemudikan kereta.

Bila tidak, kereta api harus dihentikan sampai pengemudinya kembali sehat untuk mengemudikan kereta atau menggantikannya dengan seseorang yang memenuhi syarat. Jadi hal inilah yang seharusnya diambil oleh pengemudi dalam situasi tersebut.
Masinis kereta pun harus mempertanggung jawabkan tindakannya dengan hukuman disipliner. JR East mengatakan akan meninjau kembali kebijakannya untuk membantu memastikan insiden seperti itu tidak terjadi lagi.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.