Ia berang saat seorang staf maskapai mengeluhkan berat badannya yang overweight.
"Karena berat badan saya lebih dari 2 kilogram, saya dimasukkan ke dalam program berat badan. Mereka menyebutnya departemen nutrisi, tetapi mereka tidak memberi saya banyak nasihat," papar Duygu.
Bahkan lanjut Duygu, sejumlah rekannya dihukum pengurangan gaji karena masalah berat badan.
Sementara itu, salah satu Juru Bicara Emirates menyatakan, sebagai maskapai penerbangan global, pihaknya memperlakukan kesejahteraan karyawan dengan prioritas tertinggi, tanpa adanya diskriminasi.
"Kami percaya menjadi bugar dan sehat, baik secara fisik maupun mental, merupakan aspek penting dalam menjalankan tugas mereka dengan aman dan efektif," katanya dalam sebuah pernyataan.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.