Bagian yang tersisa adalah kaki dan pondasi candi yang tersusun dari batu bata merah berukuran jumbo. Adapun ukuran batu tersebut setara dengan 3 jengkal tangan orang dewasa.
Selain itu, dalam bebatuan tersebut tampak sebuah relief yang menandakan bahwasanya bangunan tersebut merupakan sebuah candi.

Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Nugroho Harjo Lukito mengatakan bahwa candi tersebut saat ini masih dalam tahap ekskavasi atau penggalian ketiga.
Proses ekskavasi selanjutnya dari situs yang terdapat di Gunung Klotok ini rencananya akan kembali dilanjutkan tahun depan.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.