Karena intensitasnya terus meningkat pada bulan Mei dan Juni, pihak berwenang Turki mengumumkan 22 poin Rencana Aksi Laut Marmara untuk mengatasi lonjakan baru-baru ini.
Rencana tersebut dilakukan bersama oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Urbanisasi, Kementerian Perhubungan dan Infrastruktur, serta Kementerian Pertanian dan Kehutanan. Kementerian kesehatan dan dalam negeri, antara lain, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan kota pesisir di bawah koordinasi gubernur, juga ambil bagian dalam rencana tersebut.
Rencana tersebut diikuti dengan kampanye pembersihan darat dan laut secara besar-besaran. Di daerah dekat pantai, bagian laut yang tertutup ingus ditandai dan lendir dikeringkan dengan peralatan penyedot debu.
Di laut, perahu mengumpulkan lendir dan membawanya ke darat, untuk dibuang di tempat pengumpulan sampah.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.