Sebab, pada saat sebelum pengembangan desa wisata mangrove itu, rumah warga lebih jauh di luar pantai, namun karena adanya abrasi sehingga rumah warga terpaksa dipindahkan ke pinggir yang lebih jauh lagi dari bibir pantai.
"Inilah dampak langsung yang dirasakan warga di lokasi ini, kalau dampak ekonomi langsung itu belum seberapa, namun terus dikembangkan," jelasnya.
(Rizka Diputra)