Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

12 Manfaat Daun Pisang, Bisa Menurunkan Demam hingga Diabetes

Antara , Jurnalis-Jum'at, 06 Agustus 2021 |20:46 WIB
12 Manfaat Daun Pisang, Bisa Menurunkan Demam hingga Diabetes
Ilustrasi daun pisang. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

7. Mengatasi diabetes

Menurut sebuah penelitian, daun pisang merupakan sumber potensial rutin, flavonoid tanaman yang memiliki efek anti-diabetes, anti-inflamasi dan antioksidan. Flavonoid esensial dalam daun pisang ini dapat bermanfaat bagi penderita diabetes dengan mengelola kadar glukosa mereka dan mencegah risiko komplikasi terkait. Daun pisang juga membantu memecah maltosa, sejenis gula, dalam tubuh yang jumlahnya meningkat mengindikasikan diabetes.

8. Mengobati maag

Penyakit ulkus peptikum adalah suatu kondisi yang ditandai dengan luka yang menyakitkan di lapisan perut karena ketidakseimbangan asam, pepsin dan faktor pertahanan seperti oksida nitrat. Sebuah penelitian berbicara tentang sifat anti-ulkus dari daun pisang. Dikatakan bahwa daunnya mengandung flavonoid dan banyak senyawa organik dan anorganik seperti alkaloid, tanin, antioksidan dan asam fenolik yang dapat memberikan efek perlindungan terhadap cedera mukosa lambung dan mengobati kondisi tersebut.

Baca juga: 4 Cara Jitu Cegah Anak Tantrum Jelang Waktu Tidur 

9. Meningkatkan nafsu makan

Banyak kondisi jangka panjang dan jangka pendek seperti penyakit hati, demam, masalah ginjal, keracunan makanan dan hepatitis dapat mengurangi nafsu makan seseorang. Studi anekdotal semacam itu mengatakan aroma daun pisang dapat membantu membangkitkan nafsu makan saat disajikan di atas piring yang dibungkus pisang.

10. Menetralkan racun

Sebuah penelitian berbicara tentang aktivitas anti-racun di daun pisang terhadap toksisitas yang disebabkan oleh racun ular. Dikatakan bahwa ketika ekstrak daun pisang berinteraksi dengan protein bisa ular, tanin dan polifenol dalam daun cenderung menonaktifkan protein beracun dan dapat mengurangi efeknya sampai batas tertentu. Inilah alasan mengapa pasta daun pisang dioleskan pada gigitan ular untuk meredakannya. Studi ini membutuhkan lebih banyak bukti.

Baca juga: Ibu Positif Covid-19 Bergejala Ringan Boleh Skin to Skin saat Menyusui 

11. Bungkus makanan yang higienis

Daun pisang digunakan secara tradisional karena banyak tujuan higienis. Pertama-tama, makanan yang dibungkus dengan daun pisang cenderung tetap bebas racun dibandingkan dengan bungkus plastik, karena tidak ada racun plastik yang tercampur dengan makanan.

Kedua, sifat antibakteri daun mencegah makanan dari kerusakan karena bakteri dan kuman dan tetap aman dan segar untuk waktu yang lebih lama. Selain itu, makan di atas daun pisang tidak memerlukan banyak pembersihan dan ramah lingkungan.

12. Memberi rasa unik pada makanan

Daun pisang banyak digunakan dalam masakan. Makanan yang dibungkus dan dimasak (lebih disukai dikukus) dengan daun pisang diketahui mendapatkan senyawa tanaman penting dari daunnya seperti EGCG (Epigallocatechin Gallate), polifenol yang dikenal dapat mengurangi banyak penyakit inflamasi dan kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan alzheimer.

Selain itu, ketika makanan panas disajikan di atas daun pisang, lapisan lilin di atasnya cenderung meleleh dan bercampur dengan makanan, sehingga memberikan rasa yang unik dan halus pada makanan.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement