Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Lebih Dekat Kampung Takpala, Warisan Budaya Leluhur di Alor

Antara , Jurnalis-Selasa, 03 Agustus 2021 |12:04 WIB
Mengenal Lebih Dekat Kampung Takpala, Warisan Budaya Leluhur di Alor
Kampung Takpala, Alor, NTT (Foto: Antara)
A
A
A

Namun, tarian penyambutan ini akan dilakukan jika kedatangan pengunjung disampaikan kepada tua adat terlebih dahulu sebelum tiba di kampung Takpala.

Rutinitas keseharian warga kampung ini bagi pria adalah berladang serta berburu, sementara kaum perempuan khususnya ibu-ibu akan menenun dan membuat kerajinan tangan seperti kalung, gelang, cincin yang terbuat dari kenari hutan, biji lamtoro, akar bahar, serta tas yang terbuat dari anyaman bambu yang disebut Fu’ulak dan Kamol.

Tas Fu’ulak merupakan tas bagi wanita yang berbentuk persegi panjang, sementara Tas Kamol untuk pria berbentuk persegi empat yang terbuat dari anyaman bambu. Kedua jenis tas ini biasa digunakan untuk menyimpan uang atau sirih pinang. Hasil kerajinan tangan ini biasanya akan dijual kepada wisatawan yang berkunjung dengan harga yang bervariasi.

Selain menikmati adat budaya yang dilestarikan secara turun temurun oleh warga suku Abui di Kampung Takpala, posisi Kampung Takpala yang berada di atas bukit akan memberikan kita pandangan keindahan alam teluk mutiara dengan warna biru yang sangat indah, sembari menikmati udara sejuk jauh dari polusi karena terdapat banyak pohon-pohon besar di sekitar Rumah Adat.

Desa wisata tematik

Kampung Adat Takpala merupakan salah satu kampung adat yang masuk dalam kawasan desa wisata Tematik yang dikembangkan juga oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Saat ini ada dua desa wisata di Alor yang dikembangkan oleh BPOLBF selain Takpala ada juga desa Matalafang.

Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina, berujar, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sejauh ini selalu memberikan dukungan untuk pengembangan potensi wisata di kawasan desa wisata.

"Sebagai perwakilan dari Kemenparekraf, BPOLBF selalu memberikan dukungan kepada sejumlah desa wisata yang sedang dikembangkan.Dukungan yang diberikan berupa peningkatan kapasitas pengelolaan, baik atraksi dan kontennya, serta promosinya," kata Shana.

Kampung Takpala lanjutnya, merupakan desa wisata yang masuk dalam travel map wisata desa tematik dalam rangka mendukung Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata super premium.

Shana mengaku sudah pernah berkunjung ke lokasi itu, dan ada yang menarik di kampung adat itu berupa kehidupan suku Abui, interaksi dengan penduduk serta wisatawan bisa menggunakan pakaian lokal dan berfoto.

Tetapi menurut dia ada yang perlu dibenahi berupa standar informasi atau narasi untuk wisatawan, berupa info dasar demografi, asal usul sampai dengan legendanya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement