Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jika Ada Atlet Olimpiade Tokyo Positif Covid-19, Ini Langkah yang Dilakukan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2021 |09:38 WIB
Jika Ada Atlet Olimpiade Tokyo Positif Covid-19, Ini Langkah yang Dilakukan
Ilustrasi Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)
A
A
A

Setibanya di Tokyo, para atlet akan tetap berada di area pelatihan yang telah ditentukan sampai beberapa hari sebelum jadwal kompetisi mereka yang artinya mereka akan pindah ke Desa Olimpiade.

"Untuk meminimalkan risiko persebaran virus, para atlet diminta makan secara bergiliran atau diperbolehkan bawa makan ke kamar masing-masing. Kebanyakan atlet akan memiliki satu teman sekamar dan diminta menghabiskan waktu hanya dengan teman sekamar mereka itu, serta diizinkan bertemu daftar kecil kontak dekat lainnya seperti pelatih saat berada di Desa," terang laporan tersebut.

Baca juga: Ketua Satgas IDI Sebut Wajar PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Alasannya 

Setiap atlet juga diharuskan mengunduh aplikasi pelacakan kesehatan dan menjawab pertanyaan harian tentang apakah mereka mengalami gejala terkait covid-19. Untuk sampai ke tempat latihan atau arena laga, mereka hanya dapat menggunakan transportasi Olimpiade yaitu mobil atau bus dengan pengemudi yang sebelumnya telah menjalani tes covid-19 dan hasilnya negatif.

Atlet akan diuji setiap hari, dan suhu mereka akan dicatat setiap kali mereka memasuki Desa Olimpiade. Atlet Olimpiade memiliki dua kesempatan untuk meludah ke dalam wadah pengumpulan sampel berkode khusus, dilakukan pada pagi dan sore hari. Proses pengambilan sampel diawasi ketat Petugas Penghubung Covid-19 (CLO) yang ditunjuk dari tim masing-masing. Hasil tes ludah keluar sekira 12 jam, kemudian menindaklanjuti setiap atlet yang hasil tesnya positif.

Baca juga: Benarkah Covid-19 Tidak Bisa Hilang Sepenuhnya? Ini Penjelasan Ahli 

"Bagi atlet yang hasil tes ludahnya positif covid-19, diminta pergi ke klinik yang ditunjuk dengan kendaraan khusus Olimpiade ke Desa untuk tes lain, kali ini yang melibatkan swab nasofaring. Atlet akan tetap berada di bangsal isolasi klinik selama 3 sampai 5 jam sampai hasilnya tersedia," papar laporan itu.

"Jika tes nasofaring juga positif, maka atlet dipindahkan ke fasilitas hotel khusus di luar Desa, lagi-lagi dengan transportasi Olimpiade khusus. Relawan mengatur untuk membawa barang-barang yang diperlukan para atlet di hotel. Sementara itu, atlet dan CLO bekerja untuk membuat daftar kontak langsung —didefinisikan sebagai mereka yang bersama-sama selama 15 menit atau lebih dengan jarak kurang dari 1 meter tanpa mengenakan masker— yang kemudian akan diminta untuk melakukan tes covid-19 lagi," tambah laporannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement