Advertisement
Advertisement

Begini Strategi Pemulihan Parekraf Pasca-Pandemi Menurut Sandiaga Uno

Antara , Jurnalis-Sabtu, 24 Juli 2021 |04:30 WIB
Begini Strategi Pemulihan Parekraf Pasca-Pandemi Menurut Sandiaga Uno
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno memaparkan sejumlah strategi atau kebijakan Kemenparekraf/Baparekraf dalam memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi Covid-19.

"Sesuai dengan arahan Presiden dan Wakil Presiden, Kemenparekraf/Baparekraf bergerak untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan fokus pada pembangunan infrastruktur di lima destinasi super prioritas, yaitu Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang," ujar Sandiaga, saat menjadi pembicara kunci dalam acara KKP II Sespim Lemdiklat Polri, secara daring, di Jakarta, Jumat, 23 Juli 2021 kemarin.

Strategi kedua adalah penyiapan calendar of events yang saat ini disebut Kalender Event Nusantara (KEN), dalam pola penyiapan 360 derajat.

Selanjutnya, implementasi aspek kesehatan dan keselamatan pada setiap destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif juga diperketat dan diperluas, melalui sertifikasi CHSE, agar wisatawan merasa aman dan nyaman dalam berwisata.

Baca juga: Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Disiplin Prokes dan Setop Sebarkan Hoaks

Terakhir, sektor ekonomi kreatif yang diharapkan mampu menjadi lokomotif untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

"Di masa pandemi ini ternyata ada beberapa subsektor ekonomi kreatif yang mampu bertumbuh secara siginifikan akibat transformasi digital," ujar Sandiaga.

Ia juga menyampaikan bahwa Kemenparekraf/Baparekraf mengusung budaya kerja 4as, yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Dengan penerapan 3G, yaitu gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi lapangan kerja).

“Hal tersebut perlu dilakukan, karena ada 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor ini dan dampak pandemi juga sudah dirasakan oleh masyarakat lebih dari satu setengah tahun,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement