Kepedulian lingkungan juga menjadi salah satu alasan mengapa seseorang menjadi pelaku diet pescatarian. Menurut PBB, memelihara ternak menyumbang 15 persen dari semua emisi karbon buatan manusia.
Baca juga: Pasien Covid-19 Masih Boleh Jalani Diet Gak Sih?
Sebaliknya, memproduksi ikan dan makanan laut memiliki jejak karbon yang lebih rendah daripada memproduksi semua jenis daging hewan atau keju.
Sebuah studi pada tahun 2014 menghitung bahwa diet pemakan ikan menyebabkan emisi gas rumah kaca 46 persen lebih sedikit daripada orang yang makan setidaknya satu porsi daging sehari.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.