Ajaran sang ibu kepadanya pun membawanya ke mimpi yang dia inginkan. Ya, orangtua Puput yang hanya seorang penjual lotek mengajarkan nilai kehidupan yang kemudian diterapkan Puput dalam hidupnya.
"Ibuku mengajarkan aku untuk selalu bertanggung jawab atas diri sendiri, berdikari. Kalau berani ambil risiko, berarti harus siap dengan kemungkinan terburuknya. Juga ketika kita sudah berada di atas, jangan sampai lupa sama Allah dan orang yang selalu mendukung dulu," katanya.
Kisah Puput ini pun membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita berdoa dan berusaha. Kegagalan masa lalu Puput ternyata benar-benar membangkitkan semangatnya untuk tidak patah harapan mengejar mimpi lain.
Lewat MNC Portal juga, Puput ingin menyampaikan sesuatu buat orangtuanya. Berikut pesan tersebut:
"Terima kasih banyak buat segala yang sudah diberikan ke aku, dari aku masih di kandungan sampai akhirnya aku besar. Gantian, ya, Insha Allah nanti aku yang akan bahagiakan kalian, walaupun enggak akan sebanding, karena seisi dunia pun tak akan bisa gantiin kasih sayang mamah ke aku selama ini," katanya.
"Terima kasih juga selalu menemani dan membimbing aku, kalau bukan karena mamah, aku gak akan jadi diriku yang sekarang. Selalu bahagia, love you," tambah dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.