Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fenomena Memborong Obat Covid-19 di Pasar, Epidemiolog: Herd-Stupidity

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 02 Juli 2021 |17:01 WIB
Fenomena Memborong Obat Covid-19 di Pasar, Epidemiolog: <i>Herd-Stupidity</i>
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

Tak hanya Ivermectin, beberapa waktu lalu Annisa Pohan mengunggah kabar bahwa harga Avigan di pasar mencapai Rp7 jutaan. Obat antivirus tersebut menjadi bagian dari terapi obat Covid-19 dan masyarakat rupanya banyak yang membelinya sendiri.

Baik Avigan maupun Ivermectin adalah obat keras. BPOM terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak sembarang membeli maupun menggunakan obat dengan kategori keras.

"Penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dokter yang diterima pasien saat konsultasi baik langsung maupun telemedis. Pembelian obat pun hanya dengan menggunakan resep dokter," tegas Kepala BPOM, Penny K. Lukito di konferensi pers virtual.

Di sisi lain, Guru Besar FKUI Prof Ari Fahrial Syam, mengingatkan agar masyarakat tidak menumpuk obat. Ini supaya harga obat di pasaran tidak menjulang tinggi. "Masyarakat tidak perlu menumpuk oba, apalagi obat tersebut belum jelas," tegasnya melalui pesan singkat ke MNC Portal.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement