Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Alami Tekanan Mental saat Belajar Daring, Ini Saran Psikolog

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 02 Juli 2021 |11:18 WIB
Anak Alami Tekanan Mental saat Belajar Daring, Ini Saran Psikolog
Anak tertekan (Foto: Freepik)
A
A
A

Di Indonesia, terang Rahma, implementasi kebijakan pembatasan kegiatan pembelajaran di sekolah ini tentunya berdampak signifikan pada kesehatan mental siswa meskipun dengan derajat yang bervariasi. Data yang diperoleh dari survei penilaian cepat yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 (BNPB,2020) menunjukkan bahwa 47% anak Indonesia merasa bosan dirumah, 35% merasa khawatir ketinggalan pelajaran, 15% anak merasa tidak aman, 20% anak merindukan teman-temannya dan 10% anak merasa khawatir tentang kondisi ekonomi keluarga.

Untuk itu Rahma menyarankan sebaiknya dua minggu sebelum kegiatan pembelajaran tatap muka dilaksanakan, maka biasakan anak mulai dengan bangun pagi setiap hari dan tidur malam tidak lewat dari jam 9. Biasakan anak-anak mengerjakan tugas sendiri, mempersiapkan dan membereskan barang dan alat untuk belajar.

"Karena yang sering terjadi sekarang anak terbiasa dengan tidur hingga larut malam dan sering berinteraksi dengan gadget atau bermain games untuk mengusir kejenuhan mereka," ujar Rahma.

"Sampaikan kepada anak untuk bersikap peka dan peduli dengan orang disekitarnya, koordinasi dan komunikasikan yang baik bersama pihak sekolah, jangan percaya berita hoaks, sebaiknya cari informasi berita dari sumber yang dipercaya," pungkasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement