Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati, Stres di Masa Pandemi Bisa Buat Anak Ingin Bunuh Diri

Antara , Jurnalis-Kamis, 01 Juli 2021 |21:32 WIB
Hati-Hati, Stres di Masa Pandemi Bisa Buat Anak Ingin Bunuh Diri
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Di tengah rasa sepi dan frustrasi, anak merasa ingin merasakan sakit yang mendorong mereka melukai diri sendiri. Tindakan itu dapat berulang-ulang, membuat suasaha hatinya semakin terpuruk dan anak kian rapuh. Pada akhirnya, anak ingin mengakhiri rasa sakit dengan cara mengakhiri hidupnya.

Sama seperti permainan yang bisa diulang dari awal ketika pemainnya kalah, anak juga berpikir dia bisa mengulang dari awal di kehidupan baru dengan cara mengakhiri hidup.

Penting bagi orangtua untuk mendampingi anak dalam mencari bantuan profesional tanpa ada penghakiman. Anggia menuturkan, orangtua harus menerima keadaan anak dan tidak boleh menganggap perasaannya sebagai hal sepele. Dorongan untuk menyakiti diri sendiri atau mengakhiri hidup pada anak bisa dihentikan ketika mereka meyakini orangtua selalu ada untuk mendukung.

"Jangan bilang 'ah begitu saja tidak bisa, yang kuat dong'. Lakukan pendampingan tanpa adanya penghakiman, anak juga ingin didengarkan, mereka harus tahu pasti ada orangtua yang ada buat mereka," tuturnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement