
"Paket wisata disusun tidak hanya memperhatikan keamanan dan kenyamanan dalam pengembangan destinasi akan tetapi juga sudah menerapkan protokol kesehatan dan standarisasi CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Enviromental Sustainability) yang sudah ditetapkan oleh Kemenparekraf," jelasnya.
Baca juga: Pesona Wisata Air Biru di Bekas Lahan Tambang
Ia juga mengatakan, bahwa paket wisata dibentuk sebagai upaya penyebarluasan nilai-nilai pengetahuan lokal sehingga menjadi pengalaman yang berharga bagi wisatawan yang berkunjung.
"Pusat informasi geologi Pulau Belitung meliputi ruang audiovisual, area introduksi, tatanan geologi, area granit, lajur timah dan penambangan timah, batu satam, area potensi sumber daya geologi di Belitung, pemanfaatan dan geokonservasi dan taman batu," jelasnya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.