Selain itu juga atraksi budaya lainya seperti tari sambutan adat Makatua, Tari Wura Bongi Monca, Kareku Kandei (menumbuk padi dengan bunyi berirama), tari Mpa’a Ntumbu Tuta.
“Daya tarik wisata budaya Uma Lengge sangat langka. Bernilai sejarah tinggi karena ini adalah situs warisan budaya dari para leluhur suku Mbojo yang memiliki nilai sejarah dan keunikan tinggi dalam industri pariwisata. Kami akan terus memberikan pendampingan di Desa Wisata Maria agar objek wisata ini tumbuh dan menjadi destinasi wisata baru di Indonesia,” katanya.
Sementara Atta Halilintar mengaku kagum dengan keindahan alam dan budaya di Bima, Nusa Tenggara Barat. Ia mengajak para fansnya di sosial media untuk mendukung dan mempromosikan potensi pariwisata lain yang ada di Indonesia.
“Ayo support Tourism Indonesia. Semoga pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, khususnya Bima segera bangkit dan pulih, Bismillah,” ujarnya.
(Salman Mardira)