Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kewalahan Lewati Challenge, Peserta MasterChef Ini Diledek Chef Renatta

Andaru Danurdana , Jurnalis-Sabtu, 12 Juni 2021 |19:43 WIB
Kewalahan Lewati <i>Challenge</i>, Peserta MasterChef Ini Diledek Chef Renatta
Masterchef Indonesia. (Foto: Instagram)
A
A
A

HARI ini para peserta MasterChef Indonesia diminta membuat aneka olahan roti. Tantangan ini merupakan tantangan kedua yang dilombakan di MasterChef season 8.

Dalam tantangan ini, para juri juga menyediakan tiga macam bahan yang salah satunya harus dipadukan dengan olahan roti: buah-buahan, kacang merah, dan blue cheese.

Febs yang berhasil menang di tantangan sebelumnya mendapatkan privilege untuk memilihkan satu dari ketiga bahan yang ada untuk masing-masing peserta. Dengan berbagai dasar dan alasan, Febs memilihkan bahan yang bertolak-belakang dengan karakteristik masakan para peserta sebelumnya.

Di tantangan ini, ada berbagai macam olahan yang dibuat oleh peserta. French toast, bruschetta, sandwich, semua olahan roti ini dengan cerdik dipadukan dengan bahan-bahan yang sudah dipilihkan Febs.

MasterChef Indonesia

Meskipun terkesan mudah, waktu yang terbatas dan ketidak-familiaran dengan beberapa bahan menjadi kendala bagi beberapa peserta.

“Pak Adi yang enggak pernah mengolah sweet jadi kewalahan tuh,” komentar Chef Renatta pada para juri yang lain setelah melihat Adi kelimpungan.

Karena terbatasnya jenis roti dan bahan yang mereka dapatkan, beberapa peserta pun secara tidak sengaja memasak satu hidangan yang sama. Contohnya Brian dan Bryan yang keduanya memasak french toast yang dipadukan dengan pisang,

“Nama kita sudah sama, jangan sampe masakan kita juga sama dong,” komentar Brian.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement