Berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan pihak bank tersebut, Arvind Kumar disebut mengatur seluruh drama untuk mencemarkan nama baik pejabat bank serta bank tersebut.
Rupanya karyawan itu telah mengajukan pengunduran diri, tetapi ditolak karena penyelidikan departemen sedang menunggunya mengenai pinjaman aset bermasalah (NPA).
Baca juga: Viral Bule Bayar Parkir Mobil Rp9,6 Juta di Bandara, Ini Faktanya
"Tidak benar. Ia diminta oleh atasannya untuk melapor tugas meskipun statusnya sebagai pasien covid-19 yang sedang pemulihan. Cuti berbayar diberikan kepada semua karyawan yang memenuhi syarat yang tertular virus untuk kepentingan karyawan tersebut serta orang lain yang berisiko. Jadi tidak berdasar untuk mengatakan bahwa dia dipaksa melapor untuk bertugas," isi siaran pers tersebut.
Kantor berita lokal India Livehindustan melaporkan bahwa keluarga Arvind Kumar berkeras bank telah mengancam akan memotong gajinya jika tidak masuk kerja. Kondisi ini yang memaksanya datang ke kantor dengan membawa oksigen. Meski demikian, tidak ada yang menyebutkan apa pun tentang penyelidikan atas aktivitasnya di bank.
(Hantoro)