Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menelusuri Kampung Cina di Manado, Bikin Tenggelam ke Masa Lalu

Subhan Sabu , Jurnalis-Minggu, 23 Mei 2021 |19:01 WIB
Menelusuri Kampung Cina di Manado, Bikin Tenggelam ke Masa Lalu
Kampung Cina di Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado (MNC Portal/Subhan)
A
A
A

Kemudian kurang lebih catatan sejarahnya, artefak yang ada di dalam dokumen itu Klenteng ini dibangun di tahun 1700-an tapi kemudian mengalami beberapa renovasi pembaharuan kemudian renovasi yang paling besar-besaran itu ada pada tahun 1918.

"Disini ada pemimpin-pemimpin bangsa Tionghoa yang namanya kapiten Cina atau leutenant Cina yang juga merupakan pemimpin pemimpin yang oleh Belanda dipilih untuk mengontrol orang-orang ini termasuk pajak - pajak dan akhirnya dibuatkan juga satu dewan yang namanya konghuan itu untuk mengelola klenteng Ban Hin Kiong dalam tata cara upacara," kata Sofyan Jimmy Yosadi

Dari sinilah kemudian mulai bermukim banyak pendatang pendatang yang dari Tiongkok datang berbondong-bondong menetap di sini kemudian mulai menyebar dan sampailah pada saat ini kawasan ini masih disebut dengan Kampung Cina karena baik dari struktur bangunan maupun juga kemudian dibangun kelenteng-kelenteng berikutnya.

 

Di Kampung Cina kurang lebih ada 5 klenteng. Kemudian berkembang pada tahun 1955 dan dibangun lagi beberapa klenteng yang lain termasuk Klenteng Kong Zi Miao yang dibangun pada tahun 2018 yang diperluas walaupun sudah ditempati sejak tahun 1984.

"Kawasan kampung cina sendiri sudah boleh dikata tidak lagi orang Tionghoa semua karena sudah akulturasi. di sini ada orang Arab yang tinggal ada orang Minahasa sudah campur baur, bahkan sudah terjadi asimilasi, kawin-mawin antar sesama etnis,” ujar Sofyan Jimmy Yosadi.

“Jadi boleh dikata namanya saja Kampung Cina tapi walaupun masih ada 60 sampai 70 persen orang-orang Cina atau orang Tionghoa tapi boleh dikata sudah banyak juga orang lain yang bukan orang tinghoa yang ada di kawasan ini."

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement