SALAH satu pemanjat tebing berpengaruh dalam sejarah, Johnny Dawes, mendapat banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Ia berhasil mengukir prestasi karena memanjat banyak tebing tanpa menggunakan tangan.
Pria berjuluk Stone Monkey, The Leaping Boy ini terkenal dengan gaya memanjat tebingnya yang dinamis dan pendakiannya yang berani. Pada usianya di akhir 50-an, pemanjat tebing asal Inggris tersebut telah mendedikasikan dirinya pada ilmu esoterik yang dikenal sebagai pendakian tanpa menggunakan tangan.
Baca juga: Viral Perusahaan Bernama Covid, Sudah Ada Lebih dari 4 Dekade Lalu
"Ini seperti memanjat bir atau anggur, dan tidak menggunakan tangan benar-benar seperti minuman keras atau sprit," kata Dawes, sebagaimana dikutip dari laman Oddity Central, Jumat (21/5/2021).

Seperti dapat dibayangkan, pada dasarnya mendaki permukaan bebatuan curam dan besar akan terasa sulit, bahkan jika seseorang memiliki empat lengan. Dibutuhkan beberapa gerakan dan kontrol tertentu.