Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkes Berharap 50 Ribu Tempat Tidur Cadangan di RS Tidak Terpakai

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 20 Mei 2021 |13:55 WIB
Menkes Berharap 50 Ribu Tempat Tidur Cadangan di RS Tidak Terpakai
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Twitter @KemenkesRI)
A
A
A

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah terus mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pasca-libur Lebaran. Ya, setiap ada hari libur panjang, kasus covid-19 akan naik 60 hingga 120 persen. Ini disadari betul oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kesiapan rumah sakit pun menjadi poin penting di sini.

"Saya ingat di tahun lalu saat kenaikan melonjak tinggi, beban kunjungan ke rumah sakit tinggi, sehingga berat dilayani teman di rumah sakit. Banyak dokter dan perawat terkena dampak negatifnya sehingga ada yang wafat," papar Menkes Budi dalam acara virtual, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Hari Kebangkitan Nasional, Menkes: Dokter Akan Jadi Pahlawan Kemerdekaan dari Covid-19 

"Indonesia puncak kasusnya terjadi pada Februari dengan 170 ribu kasus aktif sehingga membutuhkan sekitar 34 ribu tempat tidur di rumah sakit. Kita mengalami situasi itu, tempat tidur sejujurnya ada tapi kita belum siap mengantisipasi. Akhirnya terjadi kejar-kejaran tempat tidur itu, termasuk 5 persennya ICU," tambah dia.

Berkaca dari kasus tersebut, Menkes Budi telah menyediakan 72 ribu tempat tidur di rumah sakit dengan 20 ribunya telah terisi. Artinya, masih ada 50 ribu tempat tidur cadangan yang tersedia.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran, Menkes: Bed Isolasi Masih 200% 

Cadangan ICU pun sudah disiapkan Kemenkes. Ya, secara keseluruhan ada 7.500 ICU di seluruh rumah sakit di Indonesia dan yang sudah terpakai sampai sekarang ada 2.500 ICU. Artinya, masih ada 5 ribu ICU cadangan.

"(Ada) 50 ribu tempat tidur cadangan dan 5 ribu ICU cadangan, kami sangat berharap tidak terpakai, yang berarti tidak ada penambahan kasus lagi yang sampai harus mendapat perawatan khusus," tegas Menkes Budi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement