“Travel ini benar-benar gelap kacanya. Saya bilang sama suami, supaya kita mepet terus sama travel depan itu biar ada temennya karena rasanya sudah lelah gitu ya jalanan tidak ada habisnya. Di sini yang saya enggak habis pikir, pas mobil kami mepet travel itu tiba-tiba ada sejenis hewan nyeberang di antara kami dengan travel depan,” kata Fransischa.
Ia tidak melihat rupa wajah dan kepala hewan itu, tapi Fransischa yakin hewan tersebut berwarna abu-abu seperti serigala atau anjing.
“Yang jadi keheranan saya, harusnya hewan itu pas nyebrang bisa saja tertabrak mobil saya kan. Tapi tidak terjadi apa-apa. Selayaknya hewan lompat lalu nyebrang aja gitu udah. Kaget banget lah kami.”
Pada akhirnya, mobil Fransischa tetap mepet dengan mobil travel tersebut sampai akhirnya mereka memasuki wilayah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. Kelegaan pun dirasakan Fransischa sekeluarga ketika mereka sudah memasuki wilayah yang tidak terlalu asing.
“Di benak saya semoga travel tadi dikirimkan Allah sebagai petunjuk keluar dari jalur yang tidak ada habisnya tadi. Karena sepertinya sopir travel tadi paham kalau kami kayak orang hilang gitu. Si sopir tidak terlalu ngebut memacu mobilnya. Lalu setelah masuk wilayah Pacitan baru kemudian si travel itu tancap gas sampai kami tidak bisa lagi membuntutinya. Bener-bener ngebut,” pungkasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.