Setiap sore tersajikan pertunjukan seni tradisional oleh para penari gadis Uighur yang dikenal rupawan.
"Jendela Xinjiang" menjadi julukan tersendiri bagi XIGB karena di situlah tersedia beragam makanan, pakaian tradisional, dekorasi, musik dan tari etnis Uighur.
XIGB sempat ditutup pada awal-awal pandemi dan dibuka kembali pada 10 Maret 2020.
Baca juga: Xinjiang Bakal Punya 37 Bandara dalam 5 Tahun ke Depan