"Sifat asam tersebut bisa menyebabkan jaringan sikatriks atau jaringan parut di bibir. Ini berbahaya," terangnya.
Lebih lanjut, area bibir itu mengandung banyak sekali pembuluh darah kata dr Cynthia, dan dengan menyuntikkan vitamin C ke bibir, ini malah berisiko terjadinya pembengkakan atau bahkan lebam kebiruan.
"Kalau sudah begitu, vitamin C yang harapannya mengatasi pecah-pecah pada bibir malah akan mematikan jaringan pembuluh darah di bibir," terangnya.
Dokter Cynthia pun menyarankan agar mereka yang mengalami bibir pecah-pecah untuk tidak menyuntikkan vitamin C ke bibir langsung tetapi bisa menggunakan produk seperti pelembap bibir yang mengandung vitamn C.
"Jadi, sebaiknya atasi bibir pecah-pecah dengan produk dalam bentuk topikal dengan konsentrasi persentase yang disesuaikan dengan bibir dan biasa kalau topikal dicampurkan dengan bahan pelembap lainnya. Penggunaan masker bibir, lipbalm, dan vaselin jelly juga bisa membantu," tambahnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.