Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Lubang Misterius Bermunculan di Ladang Gandum, Jumlahnya Capai 660

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 29 April 2021 |12:49 WIB
Heboh Lubang Misterius Bermunculan di Ladang Gandum, Jumlahnya Capai 660
Lubang misterius di ladang gandum Turki. (Foto: Facebook Stacey Bowen)
A
A
A

RATUSAN lubang misterius dilaporkan bermunculan di ladang gandum yang berada di Provinsi Konya, Turki, sejak awal tahun ini. Jumlah lubang tersebut terus meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah yang terdaftar pada tahun sebelumnya. Diduga lubang-lubang misterius itu muncul akibat masalah yang telah dibuat oleh manusia.

Provinsi Konya selalu dikenal sebagai wilayah penghasil roti Turki atau silo hijau. Sebab, wilayah ini berupa hamparan lautan gandum yang luas dan membentang ke segala arah. Meski menjadi pusat pertanian di negara tersebut, Provinsi Konya tetap mengalami kekeringan secara terus-menerus. Rupanya hal ini menyebabkan masalah yang makin buruk dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Heboh Video Air Keran Dites Positif Covid-19, Simak Faktanya 

Para petani makin beralih ke air tanah untuk menjaga tanamannya tetap hidup. Alhasil, gua-gua raksasa yang kekeringan air akhirnya runtuh akibat beban tanah di atasnya. Kondisi ini menciptakan lubang berdiameter puluhan meter dengan kedalaman hingga 150 meter.

Lubang misterius di ladang gandum Turki. (Foto: Facebook CGTN)

Sebagaimana dilansir laman Oddity Central, Kamis (29/4/2021), Kepala Pusat Penelitian Lubang Runtuhan di Universitas Teknik Konya Profesor Fetullah Arik mengatakan bahwa lubang runtuhan adalah fenomena yang cukup baru yang diamati selama 10 hingga 15 tahun terakhir. Meski demikian, penyebab masalahnya dapat ditelusuri kembali ke era 1970-an.

Saat itulah irigasi air tanah yang tidak terkendali dimulai pada daerah tersebut, sayangnya praktik ini terus berlanjut sampai sekarang. Kekeringan makin parah setiap tahun, dan untuk mendapatkan air dengan cara lain sangatlah mahal. Alhasil, petani terus beralih ke air tanah sehingga memperburuk masalah.

Baca juga: Viral Queen of Cleaning Ubah Rumah Lansia yang Tidak Terawat Jadi Bersih 

Lubang runtuhan ini hampir sering muncul di Konya, sebab karakteristik tanahnya, arah aliran air, berpadu dengan kemiringan air bawah tanah. Beberapa lubang tampak dangkal, sementara beberapa lainnya jauh lebih dalam. Para petani telah berupaya untuk mengisi kembali lubang tersebut saat muncul, tapi itu tidak pernah menjadi ide yang baik.

"Para petani juga mencoba mencari solusi dengan mengisi lubang runtuhan tetapi pada akhirnya tidak dapat diisi dengan baik karena kekosongan di bawah tanah lebih luas dari yang terlihat oleh mata. Lebih baik menandai daerah itu dengan lubang runtuhan agar tidak terjadi kecelakaan," kata Arik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement