Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Muncul di Bulan Puasa, Yuk Ketahui Asal Mula Kolang Kaling

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 20 April 2021 |14:08 WIB
Sering Muncul di Bulan Puasa, <i>Yuk</i> Ketahui Asal Mula Kolang Kaling
Kolang Kaling. (Foto: Instagram)
A
A
A

SELAMA bulan Puasa, salah satu makanan yang kerap hadir adalah kolang-kaling. Kolang-kaling memang digunakan untuk banyak makanan, terutama untuk takjil.

Tapi, tahukah Anda mengenai asal usul kolang-kaling? Melansir DW pada, kolang kaling adalah biji buah atap, yang dikenal juga sebagai buah pohon enau atau aren. Nama latin dari pohon ini adalah Arenga Pinnata. Banyak yang menilai pohon itu adalah yang terpenting kedua setelah kelapa, karena serba guna.

Tapi untuk menjadi kolang-kaling yang sering Anda jumpai di pasar, banyak proses yang harus dilalui. Pertama-tama buah yang masih hijau segar dibakar atau direbus sekitar 3 jam, untuk menghilangkan getah.

Setelah itu, buah dibelah dan diambil bijinya. Kemudian kulit biji yang berwarna kuning dikupas. Inti biji berwarna putih kemudian direndam dalam air kapur selama 2-3 hari. Kolang-kaling pun punya manfaat memperlancar kerja saluran pencernaan. Selain itu, minuman mengandung kolang-kaling biasanya dinikmati dingin, sehingga menyegarkan.

Nah, olahan kolang-kaling yang paling populer adalah manisan. Mengutip akun Instagram @guniezzt, berikut resep manisan kolang-kaling sebagai takjil berbuka puasa.

Bahan-bahan

- 500 gram kolang-kaling

- 500 ml air

- 5 sdm sirup coco pandan

- 1 batang kayu manis

- 2 lembar daun pandan

- 4 lembar daun jeruk

- Air cucian beras

Cara membuat:

- Rendam kolang-kaling pakai cucian air beras sekitar 3-4 jam.

- Cuci bersih kolang-kaling. Rebus hingga lunak. Angkat dan buang airnya.

- Didihkan air, masukkan kolang-kaling, sirup, daun pandan, daun jeruk, kayu manis, dan setetes pewarna makanan merah.

- Masak hingga mengental dan air menyusut.

- Setelah matang, dinginkan dan masukkan kulkas.

- Manisan kolang-kaling pun siap disajikan. Manisan ini lebih enak dikonsumsi saat sudah semalaman di kulkas.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement