Ini juga menyebabkan peningkatan palpitasi dan tekanan darah dalam tubuh dengan manifestasi mental seperti kemarahan, ketakutan, kekhawatiran atau agresi.
Baca juga: Stres dan Lelah Akibat Pandemi Tingkatkan Risiko Herpes Zoster
Singkatnya, stres menciptakan anomali dalam homeostasis tubuh. Ketika bahan kimia dalam aliran darah tidak habis atau situasi stres berlanjut, itu membuat tubuh rentan terhadap penyakit mental dan fisik.
Stres dapat menyebabkan sakit kepala, insomnia, gangguan makan, alergi, sakit punggung, sindrom iritasi usus besar, pilek, dan kelelahan. Termasuk juga penyakit serius seperti hipertensi, diabetes, asma, penyakit jantung, bahkan kanker.
(Hantoro)