Selain itu, Kementerian Kesehatan RI juga telah menanggapi tentang kabar ini. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, bahwa vaksin China telah diakui keamanannya.
Dia juga menyinggung soal uji klinik vaksin Sinovac yang dilakukan di sejumlah negara termasuk Indonesia.
“Uji klinis Sinovac tak hanya dilakukan di China, melainkan di beberapa negara lain seperti Brasil, Turki, termasuk Indonesia. Efikasi vaksin pun sudah diterbitkan yaitu 65 persen. Khusus di brazil, hasilnya di atas 60 persen,” kata Siti Nadia dalam keterangan pers virtual, baru-baru ini.
Melihat dari efikasinya yang berada di atas 50 persen atau rekomendasi WHO, Siti Nadia meyakinkan bahwa vaksin Sinovac mampu memberikan proteksi. “Jadi, kalau secara efikasi, vaksin China kemanjurannya sudah terpenuhi,” ujarnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.