Inggris diselimuti awan duka, Pangeran Philip meninggal dunia. Suami Ratu Elizabeth II menghembuskan napas terakhir di usia 99 tahun.
Sosok Pangeran Philip dikenal menginspirasi kehidupan banyak pemuda selama hidupnya. Seperti itulah Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengenang sosok Pangeran Philip.
Berbicara di Downing Street, PM Inggris itu menambahkan, "Dia membantu mengarahkan Keluarga Kerajaan dan monarki sehingga tetap menjadi institusi yang sangat penting untuk keseimbangan dan kebahagiaan kehidupan nasional kita." Johnson mengatakan dia menerima berita duka tersebut dengan sangat sedih.

"Pangeran Philip mendapatkan kasih sayang dari generasi ke generasi di sini di Inggris Raya, di seluruh Persemakmuran, dan di seluruh dunia," tutur dia, dilansir BBC.
Baca Juga : 4 Potret Kenangan Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II
Baca Juga : Baca Juga : Pangeran Philip Meninggal di Usia 99 Tahun
Sebagai penghormatan atas peran dia sebagai permaisuri terlama dalam sejarah, Johnson juga mengenang Pangeran Philip sebagai salah satu orang terakhir yang masih hidup yang bertempur dalam Perang Dunia II.
"Dari konflik itu dia mengambil etika pelayanan yang dia terapkan selama perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di era pasca-Perang," tutur Johnson.
"Seperti pengemudi kereta ahli, dia membantu mengarahkan Keluarga Kerajaan dan monarki sehingga tetap menjadi institusi yang sangat penting untuk keseimbangan dan kebahagiaan kehidupan nasional kita," ungkap dia.

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan dia "sedih" dengan kematian Duke. Dia menulis tweet, "Saya mengirimkan belasungkawa pribadi dan terdalam, dan orang-orang dari scotgov dan orang-orang Skotlandia, kepada Yang Mulia Ratu dan keluarganya."
Pemimpin Partai Buruh Sir Keir Starmer mengatakan Inggris telah kehilangan "pegawai negeri yang luar biasa". Dia menambahkan, “Pangeran Philip akan dikenang terutama karena komitmen dan pengabdiannya yang paling luar biasa kepada Ratu."